Kamis, 22 November 2012

VISUALISASI DATA DALAM MATLAB

Pembuatan Grafik Sederhana
Perintah plot sering digunakan untuk menggambarkan grafik dua dimensi.
Perintah plot menggambarkan data dalam array pada sumbu yang bersesuaian
dan menghubungkan titik-titik tersebut dengan garis lurus. Untuk keterangan
lebih jelas mengenai fungsi plot ketik help plot di command window.
Contoh 2.1. Data reaksi berikut telah diperoleh dari reaksi peluruhan sederhana:
A  B
Menggunakan MATLAB untuk memplot konsentrasi komponen A dalam mol/L
terhadap waktu reaksi, dalam menit.
Waktu            Konsentrasi
(Menit)           (mole/L)
0                        100
1                         80
3                         65
6                         55
9                         49
12                       45
15                       42
18                       41
21                       38
Penyelesaian :
Pertama, data harus dimasukkan ke dalam MATLAB sebagai dua vektor. Vektor
x dan y di definisikan dalam Command Window, diikuti dengan perintah untuk
mengeplot data. Gambar di bawah menunjukkan cara penulisan.

Hasil grafik ditunjukkan gambar di bawah.

Matrix baris ‘x’ (atau vektor) memiliki keluaran tampilan menggunakan ‘;’ pada
akhir baris. Syntax dapat digunakan untuk menentukan judul dan labels, tetapi
lebih mudah menggunakan pendekatan berdasarkan GUI (Graphical User
Interface) untuk mengedit gambar.
 Pilih perintah ‘Edit Plot’ pada menu ‘Tools’ atau klick kursor pada gambar.
 Double click pada ruang putih dalam grafik. Hal ini memungkinkan untuk
mengedit. Selanjutnya judul dan aksis dapat disisipkan di bawah perintah
‘label’.
 Sekarang klick langsung pada garis, dan property editor garis akan muncul.
 Selanjutnya warna garis, bentuk atau bentuk marker dapat diedit. Kurva
akhir ditunjukkan di bawah.

Untuk menampilkan data statistik sederhana, ikuti petunjuk. ‘Tools Data
Statistics’ dan nilai minimum, maximum, mean, median, standard deviation,
and range x and y akan tampil. Di dalam kotak ini setiap statistik dapat
ditambahkan ke kurva sebagai titik data/garis.
Anda dapat memilih sendiri style penandaan, warna dan bentuk garis dengan
memberikan argumen ketiga pada fungsi plot untuk setiap pasangan array data.
Argumen tambahan ini adalah suatu karakter string yang terdiri dari satu atau
lebih karakter dari tabel di bawah ini:
Simbol    Warna    Penandaan Simbol
b              Biru            . Titik
r              Merah        o Lingkaran
g              Hijau           x Tanda x
c              Cyan           + Tanda plus
m             Magenta      *Tanda bintang
y              Kuning        s Bujursangkar
k              Hitam          d Diamon
w             Putih            p pentagram
                                    h  heksagram
Grafik Multiple Plot
Function subplot digunakan untuk membuat suatu figure dapat memuat lebih
dari satu gambar. Perintah sublot didefinisikan sebagai :
subplot(n,m,i)
Perintah tersebut membagi suatu figure menjadi suatu matriks m x n area grafik
dan i berfungsi sebagai indeks penomoran gambar. Subplot dinomori dari kiri ke
kanan dimulai
dari baris teratas.
Contoh 2.2 Untuk memplot grafik atas dan bawah
>> income = [3.2 4.1 5.0 5.6];
outgo = [2.5 4.0 3.35 4.9];
subplot(2,1,1); plot(income)
title('Income')
subplot(2,1,2); plot(outgo)
title('Outgo')
Grafik 3 Dimensi
Perintah menggambar grafik 3D
surf(x,y,z)
Misalkan:
x   y   z(x=1)  z(x=2)   z(x=3)
1   1      2           5           10
2   2      5           8           13
3   3     10         13          18
      4     17        20          25
>> x=[1 2 3]
x =
1 2 3
>> y=[1 2 3 4]
y =
1 2 3 4
>> z=[2 5 10;5 8 13;10 13 18;17 20 25]
z =
2 5 10
5 8 13
10 13 18
17 20 25
>> surf(x,y,z)
>> xlabel('x')
>> ylabel('y')
>> zlabel('z')